Manado Terima Sertifikat Bebas Frambusia di Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61

Wali Kota Manado, Bapak Andrei Angouw, menghadiri acara puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang diselenggarakan di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, pada hari Selasa, 25 November 2025. Peringatan HKN tahun 2025 kali ini mengusung tema sentral “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat.”


Momentum peringatan Hari Kesehatan Nasional ini menjadi ajang penting untuk memperkuat komitmen pembangunan kesehatan di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Utara. Selain itu, kegiatan ini dijadikan sarana konsolidasi guna mempererat kolaborasi lintas sektor dalam upaya mewujudkan masyarakat Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan. Pembangunan kesehatan yang efektif memerlukan sinergi dari berbagai pihak, tidak hanya sektor kesehatan saja.


Dalam kesempatan istimewa tersebut, Kota Manado mencatatkan prestasi membanggakan dengan menerima Sertifikat Bebas Frambusia dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI). Penghargaan ini merupakan penanda resmi bahwa penyakit kulit menular (frambusia) telah berhasil dieliminasi dari Kota Manado.


Keberhasilan luar biasa ini merupakan hasil dari kerja berkelanjutan dan konsisten yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Manado, khususnya melalui Dinas Kesehatan dan seluruh 16 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Manado. Upaya tersebut mencakup pelaksanaan surveilans aktif, deteksi dini, dan penanganan kasus secara terpadu.

Sertifikat Bebas Frambusia tersebut diserahkan langsung kepada Wali Kota Manado, Bapak Andrei Angouw, oleh Gubernur Sulawesi Utara, Bapak Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., didampingi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Bapak Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H.


Acara puncak HKN ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan pemangku kepentingan di Sulawesi Utara, antara lain Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Daerah se-Sulawesi Utara, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, perwakilan tenaga kesehatan dan perwakilan organisasi profesi kesehatan serta undangan penting lainnya.